Allahu Akbar !!!
Kata itulah yang spontan keluar dari mulutku ketika sore itu aku nonton tv dan melihat liputan seputar tragedi jebolnya tanggul SITU GINTUNG Tangerang Selatan, Banten. Tanggul penahan air sungai yang dianggap kuat ternyata mampu diterjang oleh air yang kemudian melibas kampung yang ada di bawah tanggul tersebut.
Hingga saat ini, korban meninggal yang berhasil ditemukan kurang lebih 100 orang. dan saat itulah banyak orang kehilangan keluarga, anak kehilangan orangtuanya, pemuda kehilangan tempat tinggalnya. ya allah, apa salah kami hingga engkau murka untuk kesekian kalinya.
Tentu masih segar dalam ingatan kita bagaimana tragedi tenggelamnya kapal motor beberapa waktu lalu yang tidak sedikit menelan korban jiwa, belum lagi tragedi kecelakaan pesawat yang gagal landing maupun tergelincir saat mau mengudara. kemarin tepatnya tanggal 27 maret 2009 kita diuji lagi dengan bencana jebolnya tanggul situ gintung yang diperkirakan menelan kroban jiwa lwbih dari 100 orang.
Jika sudah seperti ini, siapakah yang salah. kita, pemerintah atau siapa ?
Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari banyaknya musibah yang menimpa negara ini beberapa bulan terkhir. namun, satu hal yang paling baik untuk dilaksanakan adalah kita instropeksi diri, WHAT I’VE DONE ! ibarat lagunya Linkin Park, apakah yang sudah kita lakukan ? apakah ada dari kesalahan kita yang menjadi karma dari tragedi in…
Aku pribadi turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada para korabn tragedi jebolnya tanggul situ gintung. mudah-mudahan kalian semua diberi kesabaran dan ketabahan dalam menjalani hidup setelah tragedi ini.



Komentar Terakhir