Arsip untuk Kategori 'Pengembangan Diri'

13
Mar
09

Berkarya lebih sulit daripada berkarir

Huuhh dari pada ga gomong mending nulis. Kali ini aku nulis sedikit tentang apa yang selama ini dianggap orang mudah tapi sesungguhnya sulit.

Ya…karya atau hasil karya kita yang bisa membuat kita bangga apapun bentuknya ternyata merupakan hal yang sulit untuk diciptakan. Kenapa bisa begitu ? tentu saja sulit, selain membutuhkan suatu keahlian, berkarya juga membutuhkan ketekunan serta kedisiplinan. Lalu muncul pertanyaan, apa bedanya sama karir ? toh berkarir juga membutuhkan keahlian dan ketekunan.

Memang, secara tidak langsung berkarya dan berkarir merupakan dua hal yang sama2 pada hasil akhirnya untuk mencari sebuah kebanggan dan kepuasan. Akantetapi, kalau kita cermati lebih serius lagi, kedua hal tersebut ternyata berbeda. Kenapa berbeda ? ya… dua hal tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Terus, apa saja perbedaannya ? nah pertanyaan ini pasti ada dibenak kamu semua ?

Perbedaan utamanya terletak pada keseriusan dalam pencapaiannya (karya maupun karir). Bisa kita cermati, seseorang yang inginmenghasilkan sebuah karya atau bahkan maha karya, dia tidak akan ragu lagi untuk mencurahkan semua yang dia miliki baik harta, tenaga maupun pikirannya untuk menciptakan karya tersebut. Dan taukah kamu, pencapaian tertinggi dari sebuah karya adalah “PENGHARGAAN”, ya…seseorang yang berhasil membuat sebuah karya (apapun bentuknya) dia pasti sangat senang dan bangga jika apa yang dia buat ternyata dihargai dan disukai banyak orang terlebih jika bernilai jual tinggi. Secara tidak langsung hal tersebut akan melahirkan suatu kebanggaan pada diri si pembuat.

Lain halnya jika berkarir. Seseorang yang ingin kairnya bagus memang akan berusaha meraih pencapaian yang diinginkan, tapi jangan salah ? karir seseorang ditentukan oleh banyak aspek salah satunya adalah supporter (pendukung). Tanpa dukungan, karir tidak mungkin mampu dicapai. Dan disini, ketika karir itu didapat bukan tidak mungkin sewaktu2 bisa lepas begitu saja. Dan yang lebih parah lagi, segala sesuatunya tidak dijalankan secara serius alias bagai alir mengalir (ala kadarnya). Karir tidak bisa dipaksakan, apalagi mamaksa. Oleh karena itu, untuk berkarir seseorang hanya butuh dukungan dari aspek pendukung karir yang ingin dia capai. Serius bukan kunci utamanya, karena walaupun serius, itu tidak ada artinya ketika aspek pendukung tidak dimiliki. Dan karir sukses bukanlah sebuah kebanggan, melainkan kepuasan didalam bekerja/berusaha.

Jadi pada intinya, berkarya memang lebih sulit. Apalagi kalau kita ingin karya kita dihargai banyak orang dan bernilai jual tinggi. Jadi bagi kamu2 yang ingin berkarya, silahkan tekuni hal2 yang berhubungan dengan karya yang ingin kamu buat dan bagi yang ingin sukses berkarir, cari dan dapatkan aspek pendukung kesuksesan karir yang kamu inginkan.

Segala sesuatunya memang butuh waktu dan tentunya do’a kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa.

18
Feb
09

Cara Terbaik Menyikapi Kegagalan !

“Kegagalan adalah ketidakmampuan menghadapi sesuatu yang diluar batas kemampuan kita, sedangkan keberhasilan adalah kemampuan tanpa batas yang muncul secara alami dari dalam diri kita untuk menghadapi sesuatu yang diluar batas kemampuan kita”

Setiap orang pasti pernah mengalami “Kegagalan”. Kegagalan yang berasal dari kata dasar “Gagal” merupakan suatu kondisi dimana kita tidak mampu mencapai suatu tujuan ataupun meraih suatu keinginan. Banyak orang didunia ini yang sering mengalami kegagalan, tak terkecuali yang nulis.

Dari sekian banyak orang tersebut, aku pribadi lebih dan akan memberi acungan 4 jempol buat para ilmuwan dan penemu dalam segala bidang, baik itu sains maupun non sains. Misalnya seorang tokoh penemu pesawat telepon yaitu Alexander Graham Bell. Apakah kita tau, berapa kali dia melakukan percobaan dan berapa kali dia gagal…? kita semua tidak tau pasti dan yang kita tau justru penemuan yang sampai saat ini masih digunakan dan dikembangkan lagi.

Seorang ilmuwan seperti A G Bell tersebut sudah mendedikasikan dirinya untuk satu hal, yaitu project ilmiah yang di garap. aku dan kamu tentu yakin, bahwa A G Bell pernah mengalami kegagalan…cuma masalahnya disini, kenapa dia bisa berhasil menyelesaikan projectnya tersebut meskipun mengalami berbagai kegagalan….

Pertanyaan yang akan dan pasti ditanyakan oleh semua orang yang pernah dan bahkan selalu gagal disetiap misi dan tujuan yang ingin dicapai baisanya adalah “BAGAIMANA CARA TERBAIK MENYIKAPI KEGAGALAN” ?

Ya…bagaimana cara terbaik untuk menyikapi kegagalan itu ???

Berikut ini ada bebrapa cara yang mungkin bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang mau mencoba menyikapi kegagalan secara positif  :

  1. Tanamkan dalam diri anda bahwa kegagalan merupakan sebuah pelajaran berharga yang tidak akan pernah anda dapatkan di manapun. Seseorang yang mengalami kegagalan biasanya merupakan orang yang ingin berubah atau ingin selangkah lebih maju yang dalam perjalanannya menuai kegagalan. Jika kita yakin bahwa gagal=pelajaran, maka kita akan mulai belajar dari kegagalan itu dan berusaha untuk menaklukkan kegagaln itu sehingga terwujudlah kesuksesan yang hakiki.
  2. Pelajari hal-hal yang berhubungan dengan tujuan yang ingin anda capai dengan sungguh. Mencoba adalah sesuatu yang mutlak harus dilakukan ketika anda menginginkan perubahan. Tapi pernahkan terpikir dalam benak anda untuk lebih memantapkan diri dulu sebelum melangkah lebih jauh.
  3. Maju terus pantang mundur. Kalau udah gagal kebanyakan paasti nyerah, nah bagi anda yang ingin terus maju tanamkan dalam diri anda untuk maju terus pantang mundur.
  4. Ceritakan masalah kegagalan anda kepada orang-orang terdekat anda. Bagaimanapun juga, kita hidup butuh orang lain apalagi peran keluarga didalam manggapai cita2 adalah sangat besar. oleh karena itu, jangan sungkan untuk curaht dan menceritakan semuanya kepada keluarga anda. karena keluarga anda adalah supporter utama anda dalam meraih tujuan , angan, impian dan cita-cita.
  5. Jangan lupa berdo’a. Segala sesuatu yang terjadi didunia ini pasti atas kehendakNYA. oleh karena itu sangat aku sarankan untuk berikhtiar dan berdoa kepada yang maha kuasa dan kita harus yakin bahwa suatu saat kita akan berhasil meskipun saat ini kita terus menuai kegagalan.
  6. Pelajarilah segala sesuatunya sebelum anda melangkah lebih jauh. Ibarat anak sekolahan, sebelum menghadapi ujian, malamnya harus belajar. hal ini juga harys anda lakukam ketika anda gagal dan ingin mencoba lagi. sebelum mencoba lagi, ada baiknya anda mempelajari segala sesuatunya terlebih dahulu dengan lebih cermat dan hati2.

Tak ada gading yang tak retak, tak ada sesuatu yang sempurna didunia ini. sepenggal tulisan ini mudah2an dapat mambantu memberi udara segar bagi saudara2ku yang kerap kali menuai kegagalan.

Namun pada hakekatnya, segala sesuatunya tidak akan pernah terjadi tanpa ijin dan kehendak yang maha kuasa.

sampai jumpa lagi semuany dilain waktu dan kesempatan. kalau ada kurang dan lebihnya mohon sekali saran dan kritiknya ya “yang membangun lho…”

12
Feb
09

Kecerdasan Vs Keahlian

Asslamau’alaikum…

apa kabar semuanya…ketemu lagi nich ma aku (pemalu tapi ga malu2in) lho…

pada kesempatan ini, aku pengen nulis sedikit tentang 2 hal yang bisa dikatakan sama tapi juga bisa dikatakan beda…dari dulu selalu nulis masalah IT, sekarang mau nulis yang agak berbeda dari biasanya…

hari ini, aku yudisium dan alhamdulillah hasilnya diluar dugaan. mata kuliah yang aku pikir bakalan dapet nilai jelek, eh…ga taunya dapet nilai baugus…halah…meskipun IP-ku tetep aja jeblog !!! tapi aku bangga, karena sekarang aku udah bisa buat karya sendiri alias buat aplikasi karya sendiri, apalagi kalau bukan aplikasi berbasis web !

sekarang langsung ke intinya saja…

ada yang tau ga arti kecerdasan…iya bener, cerdas itu pinter. kecerdasan adalah kemampuan akademis seseorang didalam mengerjakan sesuatu/menyelesaikan sesuatu. kenapa kemampuan akademis saja…?

Ok! sekarang coba dipikir, apakah orang/anak cerdas itu pasti bisa semuanya ? misal: ada anak cerdas/pandai baca puisi, apakah dia juga bisa membuat laporan keuangan…jawabannya pasti TIDAK tho. nah itulah kenapa aku bilang kecerdasan itu identik dengan hal2 yang sifatnya akademis.

hal ini sebenarnya akan kelihatan lucu ketika kita sandingkan dengan pelajaran atau mata kuliah semasa kita skul/kuliah ? mana yang lebih penting, bisa mengerjakan sesuatu atau ahli dalam suatu bidang ?

kamu2 semua pasti bingungkan mau jawab apa ? jawab aja kedua2nya…cuma akan muncul pertanyaan…apakah semuanya itu bisa kita kuasai?

BISA ! memang bisa, tapi bisakah semuanya kita kuasai serentak alias bareng2, bisa2 kepala ini meledak…

intinya, cerdas itu adalah kemampuan akademis seseorang yang sangat mungkin untuk dinilai dengan sebuah angka atau huruf tapi tidak bisa dinilai dengan rasa hormat dan terima kasih. kenapa bisa begitu, jawabannya simple saja…kamu pinter tapi pendiem, apakah kamu akan dapat empaty temen2mu ? apakah bisa ? kalau jawaban kamu ga bisa, berarti kamu punya pikiran sama dengan aku !

SEDANGKAN !!!

keahlian adalah kemampuan akademis seseorang yang tertuang dalam hal praktis untuk menyelesaikan semua masalah yang dihadapi. kenapa demikian ? bisa kamu lihat, adakah seorang dokter yang mengobati pasiennya harus menghitung rumus matematikannya dulu…? ga ada kan ! yang ada si dokter pasti langsung tanya “mana yang sakit, sebentar ya saya periksa dulu”. alatnyapun yang dipakai paling cuman stethoscope doank.

dalam hal ini, secara akademis dokter tadi pinter (ga tau dech, waktu kuliah dulu IP-nya berapa, karena meskipun IP-nya setinggi langit itu sama aja). coba kamu pikir, dalam hal teknis apakah kamu bisa meniru…kalau asal2an sich pasti… bisa bunuh orang, bukan ngobatin tapi malah membunuh orang karena ga tau caranya.

apakah dari contoh diatas sudah muncul gambaran akan artikel yang singkat ini…

Ya, kamu bener! kalau kamu pikir segala sesuatu bisa diselesaikan dengan nalar saja, kamu salah ! adakalanya segala sesuatu itu bisa diselesaikan dengan teknis.

kenapa kok bisa gini ? ya bisa banget ! coba pikir sejenak, apakah dukun itu pernah sekolah ? tapi kenapa kok bisa, bahkan ada yang bisa membantu kelahiran anak. karena mereka (dukun2 itu) tau hal2 teknis yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi…

inti dari tulisan ini sebenarnya adalah…

jangan minder ketika kita kurang cerdas. artinya: bagi temen2ku yang habis yudisium yang dapet nilai kurang memuaskan, jangan patah semangat. kemampuan seseorang tidak diukur dari nilai yang berwujud angka atau huruf tapi lebih diukur dari kemampuan dalam menyelesaikan masalah atau mata kuliah yang diampu.

kecerdasan ga bisa dimusuhkan dengan keahlian, karena keahlian merupakan puncak dari kecerdasan. apa artinya nilai/IP bagus kalau tidak dibarengi dengan keahlian akan hal akademis dan teknis yang pernah dipelajari.

tanamkan dalam hatimu “ku tau yang ku mau” kaya iklan yach…tapi itulah kenyataan yang harus kamu tanam dalam2 di hati dan pikiranmu.

CARDAS BELUM TENTU AHLI, TAPI AHLI SUDAH PASTI CERDAS !!!

see u next time…

artikel ini murni aku buat sendiri, mohon saran dan kritiknya yang membangun !




Mau Dapat $125 Gratis Dalam 24 Jam ???

Mau dapat dollar gratis, dapat $125 dalam 24 jam. silahkan klik disini, saya berani menggaransi anda bahwa anda akan mendapatkan $125 gratis dalam waktu 24 jam hanya dengan melakukan 3 hal sederhana. temukan jawabannya disini

MAGIC TRICK

"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas ...? Serahkan pada saya... Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...!" Klik Disini-1 dan Disini-2

Blog Stats

  • 45,161 hits

Chat with me

general support

Halaman

 

November 2009
M S S R K J S
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  




free counters