Caleg kelas teri, mungkin itulah kata yang pantas untuk para caleg dari kolongan bawah. jika biasanya seorang caleg adalah seseorang yang punya banyak dana untuk kampanye (orang kaya/pengusaha), kali ini ada fenomena unik yaitu caleg kelas teri (caleg dari kalangan bawah).
dari pengamatan yang aku lakukan, kebanyakan dari caleg kelas teri tersebut adalah mereka para tukang becak, tukang tambal ban dan wirausaha kecil seperti pedagang, makelar dan lain-lain.
sulitnya mencari pekerjaan disaat seperti sekarang ini mungkin adalah faktor utama kenapa orang kalangan bawah kini ikut andil dalam pesta demokrasi dengan mencalonkan diri menjadi caleg. kalau biasanya cuma jadi penggembira, kini mereka ikut terjun langsung. entah dari mana mereka mendapatkan dana untuk publikasi diri. yang jelas, kini orang-orang kalangan bawah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi.
bahkan banyak yang berharap, orang-orang yang pernah merasakan sulitnya hidup ini besok bisa ikut meng-cover negara. karena bagaimanapun juga, kesulitan hidup pernah mereka alami dan pasti mereka mau mengutamakan kepentingan rakyat biasa.
tapi perlu juga dikhawatirkan, karena mungkin setelah dirinya jadi anggota legislatif, bisa jadi acuh terhadap kesejahteraan masyarakat dn mementingkan dirinya sendiri bahkan tidak ragu untuk melakukan tindak korupsi…alias bisa saja jadi koruptor untuk memperkaya diri…
moga-moga, segala sesuatunya berjalan lancar dan akan terpilih pemimpin yang benar-benar mampu jadi pemimpin dan bisa jadi pemimpin…



0 Tanggapan ke “Caleg Kelas Teri”